Lp2km 29 Agus 2016

Direktorat Penjamin Mutu Taja Sistem Penjamin Mutu Internal di UIR

PEKANBARU – Direktorat Penjamin Mutu Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan  Kementerian Riset dan, dan Teknologi (Kemenristek-Dikti), Senin (29/8) melakukan Diseminasi Sistem Penjamin Mutu Internal (SPMI) untuk wilayah kopertis 10. Kegiatan yang dihadiri oleh seluruh perguruan tinggi swasta di wilayah Riau dan Kepualauan ini bertujuan untuk meningkat mutu perguruan tinggi sesuai dengan standar pemerintah.

Sekretaris Kopertis 10, Drs. Hanafi, MS yang membuka kegiatan Diseminasi SPMI di Aula Pascasarjana, Universitas Islam Riau (UIR) berkata Diseminasi SPMI ini merupakan salah satu rangkaian kegiatan yang dilaksanakan Direktorat Penjaminan Mutu, Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Ditjen Belmawa), Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti). Untuk wilayah Kopertis 10 UIR di tunjuk sebagai tuan rumah penyelenggara.

Menurut Hanafi, Diseminasi SPMI telah menjadi keharusan bagi perguruan tinggi demi demi terwujudnya budaya mutu disetiap perguruan tinggi. Melalui Desiminasi SPMI ini, menurut Hanafi  juga bertujuan agar setiap perguruan tinggi menyadari bahwa tanggung jawab atas mutu penyelenggaraan pendidikan tinggi di perguruan tinggi tersebut tidak lagi sepenuhnya di tangan pemerintah, melainkan terutama di tangan perguruan tinggi itu sendiri.

“Pentingnya pelaksanaan diseminasi SPMI ini karena SPMI merupakan media bagi perguruan tinggi untuk saling berkomunikasi mengenai mutu dan kualitas perguruan tinggi dan menjadi tugas bersama untuk mencapai yang lebih baik lagi terutama untuk membenahi kekurangan-kekurangan yang ada di masing-masing perguruan tinggi,”katanya.

Ditambahkan Hanafi, kegiatan Kegiatan SPMI ini sebenarnya sejalan dengan telah dilakukan oleh Kopertis 10 untuk menjadi kopertis yang tercepat dalam pengembangan mutu di perguruan tinggi.

“Kita punya program untuk menjadi kopertis yang tercepat dalam pengembangan mutu,” katanya. “UIR selama ini telah menjadi universitas percontohan dalam pengembangan mutu di Wilayah Kopertis 10, karena hingga saat ini 90 persen program studi di UIR terlah terakreditasi A dan B,” tambahnya.

Sementara itu Rektor UIR, Prof. Dr. Detri Karya SE., MA dalam sambutannya menjelaskan, perkembangan yang dicapai UIR saat ini adalah bagian dari kerja keras seluruh civitas akademika UIR dalam meningkatkan mutu internal. 

“Apa yang kita raih hari ini adalah kerja keras memperbaiki mutu internal kita. Karena dengan mutu ini jugalah UIR akan mampu mencapai visi nya menjadi Universitas Islam yang Unggul di Asia Tenggera Tahun 2020 mendatang,”katanya.

Dikatakan Rektor, perbaikan mutu internal ini harus dilakukan secara konsisten dan berkelanjutan. “Kita tidak bisa setengah-setengah dalam meningkatkan mutu internal kita, perlu komitmen bersama dan berkelanjutan untuk meningkatkannya,” katanya Rektor UIR. 

 

[ Humas-UIR ]